ada beberapa imunisasi tambahan yang dianjurkan sebagai imunisasi
tambahan. Imunisasi tersebut bisa diperoleh di rumah sakit swasta, atau
bidan dan dokter tertentu yang menyediakan layanan tersebut. Diantara
imunisasi tambahan tersebut adalah sebagai berikut :
* Imunisasi MMR (Measies, Mumps, Rubella)
Imunisasi
ini berguna untuk mencegah penyakit MMR. Measis adalah penyakit campak,
Mumps digenal sebagai gondongan yaitu infeksi virus yang menyebabkan
rasa sakit karena peradangan pada kelenjer ludah, dengan komplikasi
gangguan saraf dan radang selaput otak/meningitis. Sedangkan rubella
(campak Jerman) adalah penyakit infeksi virus yang menimbulkan kemerahan
pada kulit disertai demam, dan jika wanita hamil terinfeksi, maka dapat
menyebabkan kelainan pada bayi yang dikandungnya.
* Imunisasi HIB (Hemophilus Influenza tipe B)
Imunisasi
ini sangat bermanfaat untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh
bakteri Hemophilus Influenza tipe B yang sangat berbahaya karena bisa
mengakibatkan penyakit radang selaput otak/meningitis, infeksi
paru-paru, dan infeksi organ tubuh lainnya. Penyakit ini sering mengenai
anak dibawah usia 2 tahun.
* Imusisasi Pneumokokus (PCV)
Imunisasi
Pneumokokus (Pneumococcal Conjugate Vaccine/PCV) ditujukan untuk
mencegah penyakit yang disebabkan oleh kuman pneumokokus. Penyakit ini
paling sering menyerang anak-anak dibawah usia 2 tahun. Penyakit ini
dapat menyebabkan radang selaput otak, pneumonia (infeksi paru-paru),
bakterimia (infeksi dalam darah), dan infeksi telinga tengah. Imunisasi ini sring juga dikenal sebagai imunisasi IPD (Invasive Pneumoccocal Disease)
* Imunisasi Influenza
Berguna
untuk mencegah penyakit influenza. Imunisasi ini aman diberikan untuk
bayi diatas 6 bulan. Virus influenza selalu berubah setiap tahunnya
sehingga dianjurkan untuk diberikan setiap tahun.
* Imunisasi Hepatitis A
Untuk mencegah penyakit hepatitis A.
* Imunisasi Tifoid
Berguna untuk mencegah penyakit tifoid atau tifus.
* Imunisasi Varisela
Adalah
vaksin untuk mencegah penyakit cacar air. Suntikan diberikan satu kali
dan dapat diberikan pada umur besapa saja, tapi kebanyakan dokter
memberikannya pada saat setelah anak berumur 2 tahun. Imunisasi ini
dapat memberikan kekebalan pada anak seumur hidup, walaupun anak dapat
terinfeksi, biasanya penyakitnya ringan saja.
Itulah bunda beberapa jenis imunisasi tambahan yang dianjurkan untuk diberikan pada balita anda. Sebagai orangtua kita bertanggung jawab untuk dapat memberikan yang terbaik untuk kesehatannya. Bukankah mencegah itu lebih baik dari pada mengobati?
Sumber tulisan ini : Buku Pintar Mengasuh Batita ( dr. Surinah, terbitan Gramedia)

0 komentar:
Posting Komentar